“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban presiden republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh undang-undang dasar dan menjalankan undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya”. –kata Jokowi, sekitar pukul 10.30 WIB.
Jokowi dan Jusuf kalla mengucapkan Sumpah Presiden dan Wakil Presiden di hadapan sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang di gelar di Gedung MPR, Senin(20-Oktober-2014), sumpah Presiden ini menandai resminya Jokowi menjabat sebagai presiden ke-7 Indonesia..
Berikut jadwal pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden selengkapnya:
1. Pukul 08.00 WIB, Penerimaan anggota serta undangan
2. Pukul 09.21 WIB, Kehadiran Wakil Presiden terpilih
3. Pukul 09.23 WIB, Kehadiran Presiden terpilih
4. Pukul 09.25 WIB, Kehadiran Wakil Presiden
5. Pukul 09.27 WIB, Kehadiran Presiden
6. Pukul 09.28 WIB, Persiapan penyambutan kehadiran tamu VVIP negara sahabat oleh Presiden dan Wakil Presiden
7. Pukul 09.29 WIB, Kehadiran utusan khusus Japan
8. Pukul 09.31 WIB, Kehadiran PM Thailand
9. Pukul 09.33 WIB, Kehadiran PM Australia
10.Pukul 09.35 WIB, Kehadiran PM Singapura
11.Pukul 09.37 WIB, Kehadiran PM Haiti
12.Pukul 09.39 WIB, Kehadiran PM Malaysia
13.Pukul 09.41 WIB, Kehadiran Gubernur Jenderal Papua Nugini
14.Pukul 09.43 WIB, Kehadiran Presiden Timor Leste
15.Pukul 09.45 WIB, Kehadiran Sultan Brunei Darussalam
16.Pukul 09.50 WIB, VVIP memasuki ruang sidang paripurna
17.Pukul 10.00 WIB, Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya
18.Pukul 10.02 WIB, Mengheningkan cipta dipimpin oleh Ketua MPR
19.Pukul 10.05 WIB, Pembukaan sidang paripurna MPR oleh Ketua MPR Pembacaan Keputusa KPU oleh Ketua MPR
20.Pukul 10.12 WIB, Pengucapan sumpah/janji Presiden
21.Pukul 10.16 WIB, Pengucapan sumpah/janji Wakil Presiden
22.Pukul 10.20 WIB, Penandatanganan berita acara pelantikan
23.Pukul 10.23 WIB, Penyerahan berita acara pelantikan oleh Ketua MPR
24.Pukul 10.25 WIB, Ketua MPR melanjutkan memimpin sidang paripurna MPR.
25.Pukul 10.45 WIB, Pidato Presiden terpilih
26.Pukul 11.05 WIB, Doa oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin
"Semua anggota dewan akan hadir pelantikan. Anggota. MPR itu kan jumlahnya sekitar 690-an, ditambah tamu undangan, mungkin totalnya sekitar 1.200 undangan,"ungkap Ketua MPR, Zulkifli Hassan.Senayan, Jakarta, Sabtu (18-Oktober-2014).
Dalam acara Senin pekan depan itu, kata Zulkifli, seluruh mantan presiden dan wakil presiden RI, serta seluruh ketua umum partai politik akan hadir.
Tidak hanya dari dalam Negeri, tetapi sejumlah Tamu undangan Mancanegara yan akan hadir dalam pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla.Para kepala negara atau utusan negara lainnya datang bukan atas undangan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
"Tamu undangan tidak diundang tapi mereka berinisiatif (untuk datang), kita dengan tangan terbuka menerima," ujar Kabag Pemberitaan dan Hubungan antar Lembaga MPR Agus Subagyo di kantornya, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakpus, Sabtu (18/10/2014) malam.
Alasan MPR tidak mengagendakan untuk mengundang perwakilan kenegaraan adalah karena kapasitas ruangan. Jika hanya mengundang beberapa negara saja, maka pertimbangannya pun akan sulit dan menjadi hal yang dilematis.
Para tamu kenegaraan ini menggunakan akomodasi sendiri dan bukan dari pihak Indonesia. Baik dari akomodasi perjalanan maupun akomodasi penginapan.
Sekitar kurang lebih 18 tamu kenegaraan yang merupakan Kepala Negara/Kepala Pemerintahan atau utusan negara akan hadir di acara pelantikan Jokowi-JK. Tamu kenegaraan yang rencanaya akan hadir adalah Menlu AS John Kerry, Menlu Inggris Phillip Hammond, Perdana Menteri Australia Tony Abbot, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
Selain itu juga Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste Xanana Gusmao, Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukada, Gubernur Jenderal Papua Nugini Michael Ogio, dan Menteri Industri dan Perdagangan Rusia Denis Manturov. Beberapa utusan negara sahabat lainnya yang akan hadir adalah Vietnam, China, Thailand, dan Korea Selatan
1. Pukul 08.00 WIB, Penerimaan anggota serta undangan
2. Pukul 09.21 WIB, Kehadiran Wakil Presiden terpilih
3. Pukul 09.23 WIB, Kehadiran Presiden terpilih
4. Pukul 09.25 WIB, Kehadiran Wakil Presiden
5. Pukul 09.27 WIB, Kehadiran Presiden
6. Pukul 09.28 WIB, Persiapan penyambutan kehadiran tamu VVIP negara sahabat oleh Presiden dan Wakil Presiden
7. Pukul 09.29 WIB, Kehadiran utusan khusus Japan
8. Pukul 09.31 WIB, Kehadiran PM Thailand
9. Pukul 09.33 WIB, Kehadiran PM Australia
10.Pukul 09.35 WIB, Kehadiran PM Singapura
11.Pukul 09.37 WIB, Kehadiran PM Haiti
12.Pukul 09.39 WIB, Kehadiran PM Malaysia
13.Pukul 09.41 WIB, Kehadiran Gubernur Jenderal Papua Nugini
14.Pukul 09.43 WIB, Kehadiran Presiden Timor Leste
15.Pukul 09.45 WIB, Kehadiran Sultan Brunei Darussalam
16.Pukul 09.50 WIB, VVIP memasuki ruang sidang paripurna
17.Pukul 10.00 WIB, Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya
18.Pukul 10.02 WIB, Mengheningkan cipta dipimpin oleh Ketua MPR
19.Pukul 10.05 WIB, Pembukaan sidang paripurna MPR oleh Ketua MPR Pembacaan Keputusa KPU oleh Ketua MPR
20.Pukul 10.12 WIB, Pengucapan sumpah/janji Presiden
21.Pukul 10.16 WIB, Pengucapan sumpah/janji Wakil Presiden
22.Pukul 10.20 WIB, Penandatanganan berita acara pelantikan
23.Pukul 10.23 WIB, Penyerahan berita acara pelantikan oleh Ketua MPR
24.Pukul 10.25 WIB, Ketua MPR melanjutkan memimpin sidang paripurna MPR.
25.Pukul 10.45 WIB, Pidato Presiden terpilih
26.Pukul 11.05 WIB, Doa oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin
"Semua anggota dewan akan hadir pelantikan. Anggota. MPR itu kan jumlahnya sekitar 690-an, ditambah tamu undangan, mungkin totalnya sekitar 1.200 undangan,"ungkap Ketua MPR, Zulkifli Hassan.Senayan, Jakarta, Sabtu (18-Oktober-2014).
Dalam acara Senin pekan depan itu, kata Zulkifli, seluruh mantan presiden dan wakil presiden RI, serta seluruh ketua umum partai politik akan hadir.
Tidak hanya dari dalam Negeri, tetapi sejumlah Tamu undangan Mancanegara yan akan hadir dalam pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla.Para kepala negara atau utusan negara lainnya datang bukan atas undangan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
"Tamu undangan tidak diundang tapi mereka berinisiatif (untuk datang), kita dengan tangan terbuka menerima," ujar Kabag Pemberitaan dan Hubungan antar Lembaga MPR Agus Subagyo di kantornya, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakpus, Sabtu (18/10/2014) malam.
Alasan MPR tidak mengagendakan untuk mengundang perwakilan kenegaraan adalah karena kapasitas ruangan. Jika hanya mengundang beberapa negara saja, maka pertimbangannya pun akan sulit dan menjadi hal yang dilematis.
Para tamu kenegaraan ini menggunakan akomodasi sendiri dan bukan dari pihak Indonesia. Baik dari akomodasi perjalanan maupun akomodasi penginapan.
Sekitar kurang lebih 18 tamu kenegaraan yang merupakan Kepala Negara/Kepala Pemerintahan atau utusan negara akan hadir di acara pelantikan Jokowi-JK. Tamu kenegaraan yang rencanaya akan hadir adalah Menlu AS John Kerry, Menlu Inggris Phillip Hammond, Perdana Menteri Australia Tony Abbot, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
Selain itu juga Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste Xanana Gusmao, Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukada, Gubernur Jenderal Papua Nugini Michael Ogio, dan Menteri Industri dan Perdagangan Rusia Denis Manturov. Beberapa utusan negara sahabat lainnya yang akan hadir adalah Vietnam, China, Thailand, dan Korea Selatan
Mantan rival Jokowi saat Pilpres 9 Juli lalu itu datang tepat pukul 09.00 WIB menggunakan jas hitam dengan kopiah hitam dan dasi merah. Mantan Danjen Kopassus itu datang didampingi Sekjen Gerindra dan Wasekjen Gerindra Edhy Prabowo.
.
Pelantikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7 juga menuai pujian dan ucapan selamat dari Kepala Negara adikuasa, Eropa, Asia, dan Negara-Negara tetangga Indonesia.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara khusus mengucapkan selamat langsung melalui sambungan telepon kepada Jokowi. "Presiden Obama telepon pukul 11.00 WIB tadi," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (23/7). Setelah ditetapkan sebagai presiden terpilih oleh KPU pada Selasa (22/7) malam, Jokowi kembali menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemarin.
Jokowi melanjutkan, selain menyampaikan ucapan selamat, Obama juga menyampaikan harapannya pada hubungan antardua negara. Dalam perbincangan, Jokowi dan Obama pun berjanji untuk berbincang lebih banyak saat pertemuan di Cina pada November mendatang. Pada November, Cina akan menggelar Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC). Rencananya, acara bakal dihadiri sejumlah kepala negara, termasuk Obama.
Sebelum mendapat telepon dari Obama, Jokowi juga mendapat telepon dari Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Australia Tony Abbott. Keduanya menelepon untuk memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Di Sydney, seperti dilansir dari Channel News Asia, Abbott menyatakan, Australia ingin menjalin kerja sama erat dengan Jokowi setelah mantan wali kota Solo ini berhasil memenangkan Pilpres 2014. Menurut Abbot, hubungan dengan Indonesia sangat penting bagi Australia.
Presiden Komisi Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN José Manuel Durão Barroso, tidak ketinggalan menyampaikan selamat kepada Jokowi. dalam salinan ucapan selamat secarfa tertulis yang juga di terima Republika, barroso berharap Jokowi bisa lebih memperkuat kerja sama Uni Eropa dan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Di Beijing, juru bicara Menteri Luar Negeri Cina Hong Lei mengatakan, Cina menantikan upaya kerja sama dengan Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia. Menurut Lei, seperti dilansir Xinhua, hubungan bilateral antara Indonesia dan Cina saat ini merupakan hubungan terbaik dalam sejarah.
Sepanjang Rabu (23/7), Jokowi juga mendapatkan ucapan selamat dari Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.
Secara khusus, Kerry menyelipkan rasa salutnya kepada rakyat Indonesia yang bisa kembali bersatu memperlihatkan komitmen bersama dalam proses demokrasi melalui pemilu yang bebas dan adil.
"Sebagai negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga, Amerika Serikat dan Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia," ujar Kerry.
Juru bicara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Anies Baswedan, menerangkan, sebelum mendapatkan parade ucapan selamat dari para pemimpin dunia, Jokowi-JK telah lebih dulu mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono pada Selasa (22/7) malam.
Menurut Anies, Presiden SBY menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat kepada Jokowi-JK sesaat setelah keduanya dinyatakan KPU sebagai pemenang Pilpres 2014. KPU secara resmi menyatakan, Jokowi-JK yang meraih 53,1 persen suara mengungguli Prabowo-Hatta yang mendapat 46,9 persen suara.
"Tradisi demokrasi yang sehat dan menghormati seperti ini harus terus dijaga. Apresiasi untuk SBY-Boediono yang sudah memberi ucapan selamat pada Jokowi sebagai sebuah pesan positif bahwa demokrasi melalui Pilpres 2014 kali ini berjalan dengan baik," kata Anies.
Terpilihnya Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia untuk masa bakti 2014-2019 menjadi perhatian media massa di luar negeri. New York Times memberikan navigasi khusus berita terpilihnya Jokowi di halaman muka surat kabar mereka. Bahkan, Financial Times menjadikan foto Jokowi saat menyampaikan pidato kemenangannya di Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai foto utama surat kabar mereka.
Di Timur Tengah, Jokowi hadir dalam beragam judul berita. Surat kabar yang tersebar luas dan berpengaruh di Timteng, Al Hayat, dalam edisi cetak pada Rabu (23/7) memberi judul dalam rubrik internasional "Penguasa Jakarta Jadi Presiden RI". Menurut Al Hayat, pemilihan presiden Indonesia dengan dua pasangan capres, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto, merupakan pertarungan sangat sengit sejak tumbangnya rezim "diktator" Presiden Soeharto pada 1998. Surat kabar Al Sharq secara lugas menggambarkan Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia berusia 53 tahun yang mendapat pujian dari mayoritas rakyat Indonesia. Disebutkan pula bahwa Jokowi sangat peduli terhadap rakyat miskin dan memiliki kharisma untuk dekat dengan rakyat kecil.
Terlantiknya Jokowi Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden resmi juga di kaitkan sebagai 2 momen besar yang menjadi sejarah Indonesia.
“Hanya ada dua momen besar yang menjadi sejarah di Indonesia. Pertama, revolusi (1945) dan yang kedua ialah proses Jokowi menjadi presiden”.-Demikian pemaparan singkat dari Koordinator Kirab Budaya Syukuran Rakyat”.-Jay Wijayanto.
Dalam hal ini, yang dimaksud ialah antusias dalam menunjukkan keinginan rakyat terhadap pemimpinnya, seperti pada revolusi kemerdekaan rakyat saat merebut kemerdekaan dari para penjajah pada 1945, dan yang kedua, seperti animo masyarakat pada proses Joko Widodo menjadi presiden ke-7 RI.
"Orang bergerak secara organik itu kali kedua (di Indonesia). Pertama, revolusi (1945), yang kedua ya Jokowi ini," kata Jay saat berkunjung ke kantor Tribunnews.com, di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2014) malam.
Menurut Jay, gelaran acara syukuran pesta rakyat pelantikan Jokowi-JK yang akan digelar pada tanggal 20 Oktober akan menjadi perhatian banyak masyarakat.
"Orang tidak peduli dengan presentasi. Semua orang cuma mau melihat Jokowi. Itu berbeda dengan karnval. Sebagus apa pun presentasi, orang lebih akan melihat kepada Jokowi,"
Konser Salam 2 Jari yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (5/7/2014) lalu juga menunjukkan antusiasme dan keinginan rakyat kepada Jokowi. Menurut penuturan Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, gerakan seperti itu membuktikan besarnya dukungan rakyat kepada Jokowi-JK. Dengan dukungan lebih dari 300.000 orang yang berlangsung spontan tanpa mobilisasi, konser yang menggetarkan dan didukung lebih dari 1.000 artis tersebut merupakan "maklumat rakyat" untuk kemenangan Jokowi.
"Semua bukti bahwa GBK menjadi tanda bersatunya seluruh elemen masyarakat untuk hadir dengan sukarela dan mereka berbahagia di dalamnya," kata Hasto.
Media sosial pun disebut-sebut menjadi mata rantai yang saling menyatu dengan antusiasme rakyat pendukung Jokowi itu dengan masifnya kicauan (tweet) bagi Jokowi.
Meski begitu, Jay melanjutkan bahwa pihaknya tetap berjanji menyelesaikan segala perizinan terkait rencana digelarnya acara syukuran pesta rakyat seusai pelantikan presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 20 Oktober mendatang.
"Kita harus berjanji menulis surat persetujuan kepada pihak terkait," kata Jay.
Jokowi-JK direncanakan akan menyapa seluruh rakyat Indonesia sekaligus menyampaikan pidato kerakyatan pertama kali dan ditutup dengan doa dan pemotongan tumpeng di Monumen Nasional (Monas).
Jay memperkirakan bahwa jumlah pendukung maupun relawan Jokowi-JK akan membanjiri acara di tempat itu. Sementara itu, sekitar pukul 14.00 WIB, juga akan diadakan konser rakyat bersama grup band Slank dan ratusan artis papan atas dari kelompok aksi revolusi harmoni.
Dia mengaku mengkhawatirkan jumlah massa yang datang.
"(Di bawah lantai lantai Monas) Ada terowongan bawah tanah. Kami tidak mengerti apakah mampu menampung kekuatan (jumlah massa yang datang)," ujarnya.
Semoga dengan terlantiknya Jokowi dan Jusuf Kalla menjadi semangat baru untuk Indonesia ke depannya, Dan semoga segala bentuk elemen masyarakat dapat turut aktif bekerja dan mengawal kinerja mereka agar cita-cita pancasila dapat tercapai dan terwujudlah Indonesia yang Jaya. Selamat bernegara Pemimpin baru dan Rakyat Indonesia.Selamat berkerja.
Berikut 9 janji program nyata Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla:
1. Meningkatkan profesionalisme, menaikkan gaji, dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri secara bertahap selama 5 tahun. Program remunerasi PNS akan dituntaskan di tingkat pusat dan diperluas sampai ke level daerah.
2. Mensejahterakan desa dengan mengalokasikan dana desa di mana setiap desa rata-rata Rp 1,4 miliar dalam bentuk program bantuan khusus dan menjadikan Perangkat Desa menjadi PNS secara bertahap.
3. Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp 1 juta setiap bulannya untuk keluarga pra-sejahtera, sepanjang pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 7%.
4. Program kepemilikan tanah pertanian untuk 4,5 juta kepala keluarga. Pembangunan/perbaikan irigasi di 3 juta Ha Sawah. Pembangunan 25 bendungan, 1 juta hektar lahan pertanian baru di luar Jawa. Pendirian Bank Petani dan UMKM serta penguatan Bulog.
5. Perbaikan 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia dan membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengelolaan ikan.
6. Menurunkan tingkat pengangguran dengan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama 5 tahun. Bantuan dana Rp 10 juta per tahun untuk UMKM/Koperasi. Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
7. Layanan kesehatan gratis rawat jalan/rawat inap dengan Kartu Indonesia Sehat, 6.000 puskesmas dengan fasilitas rawat inap serta air bersih untuk seluruh rakyat.
8. Membantu meningkatkan mutu pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Meningkatkan kesejahteraan guru-guru pesantren sebagai bagian dari komponen pendidik bangsa.
9. Mewujudkan pendidikan bagi seluruh warga negara termasuk petani, nelayan, buruh, termasuk difabel dan elemen masyarakat lain melalui Kartu Indonesia Pintar. Menyediakan fasilitas pendidikan yang baik dengan target partisipasi 100% untuk SD, dan 95% untuk tingkat SLTP; mewujudkan kurikulum berkualitas; menjamin kesejahteraan guru dan meningkatkan tunjangan bagi para guru. Meningkatkan kualitas guru dengan melanjutkan program Sertifikasi guru.
Pelantikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7 juga menuai pujian dan ucapan selamat dari Kepala Negara adikuasa, Eropa, Asia, dan Negara-Negara tetangga Indonesia.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara khusus mengucapkan selamat langsung melalui sambungan telepon kepada Jokowi. "Presiden Obama telepon pukul 11.00 WIB tadi," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (23/7). Setelah ditetapkan sebagai presiden terpilih oleh KPU pada Selasa (22/7) malam, Jokowi kembali menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemarin.
Jokowi melanjutkan, selain menyampaikan ucapan selamat, Obama juga menyampaikan harapannya pada hubungan antardua negara. Dalam perbincangan, Jokowi dan Obama pun berjanji untuk berbincang lebih banyak saat pertemuan di Cina pada November mendatang. Pada November, Cina akan menggelar Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC). Rencananya, acara bakal dihadiri sejumlah kepala negara, termasuk Obama.
Sebelum mendapat telepon dari Obama, Jokowi juga mendapat telepon dari Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Australia Tony Abbott. Keduanya menelepon untuk memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Di Sydney, seperti dilansir dari Channel News Asia, Abbott menyatakan, Australia ingin menjalin kerja sama erat dengan Jokowi setelah mantan wali kota Solo ini berhasil memenangkan Pilpres 2014. Menurut Abbot, hubungan dengan Indonesia sangat penting bagi Australia.
Presiden Komisi Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN José Manuel Durão Barroso, tidak ketinggalan menyampaikan selamat kepada Jokowi. dalam salinan ucapan selamat secarfa tertulis yang juga di terima Republika, barroso berharap Jokowi bisa lebih memperkuat kerja sama Uni Eropa dan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Di Beijing, juru bicara Menteri Luar Negeri Cina Hong Lei mengatakan, Cina menantikan upaya kerja sama dengan Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia. Menurut Lei, seperti dilansir Xinhua, hubungan bilateral antara Indonesia dan Cina saat ini merupakan hubungan terbaik dalam sejarah.
Sepanjang Rabu (23/7), Jokowi juga mendapatkan ucapan selamat dari Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.
Secara khusus, Kerry menyelipkan rasa salutnya kepada rakyat Indonesia yang bisa kembali bersatu memperlihatkan komitmen bersama dalam proses demokrasi melalui pemilu yang bebas dan adil.
"Sebagai negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga, Amerika Serikat dan Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia," ujar Kerry.
Juru bicara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Anies Baswedan, menerangkan, sebelum mendapatkan parade ucapan selamat dari para pemimpin dunia, Jokowi-JK telah lebih dulu mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono pada Selasa (22/7) malam.
Menurut Anies, Presiden SBY menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat kepada Jokowi-JK sesaat setelah keduanya dinyatakan KPU sebagai pemenang Pilpres 2014. KPU secara resmi menyatakan, Jokowi-JK yang meraih 53,1 persen suara mengungguli Prabowo-Hatta yang mendapat 46,9 persen suara.
"Tradisi demokrasi yang sehat dan menghormati seperti ini harus terus dijaga. Apresiasi untuk SBY-Boediono yang sudah memberi ucapan selamat pada Jokowi sebagai sebuah pesan positif bahwa demokrasi melalui Pilpres 2014 kali ini berjalan dengan baik," kata Anies.
Terpilihnya Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia untuk masa bakti 2014-2019 menjadi perhatian media massa di luar negeri. New York Times memberikan navigasi khusus berita terpilihnya Jokowi di halaman muka surat kabar mereka. Bahkan, Financial Times menjadikan foto Jokowi saat menyampaikan pidato kemenangannya di Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai foto utama surat kabar mereka.
Di Timur Tengah, Jokowi hadir dalam beragam judul berita. Surat kabar yang tersebar luas dan berpengaruh di Timteng, Al Hayat, dalam edisi cetak pada Rabu (23/7) memberi judul dalam rubrik internasional "Penguasa Jakarta Jadi Presiden RI". Menurut Al Hayat, pemilihan presiden Indonesia dengan dua pasangan capres, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto, merupakan pertarungan sangat sengit sejak tumbangnya rezim "diktator" Presiden Soeharto pada 1998. Surat kabar Al Sharq secara lugas menggambarkan Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia berusia 53 tahun yang mendapat pujian dari mayoritas rakyat Indonesia. Disebutkan pula bahwa Jokowi sangat peduli terhadap rakyat miskin dan memiliki kharisma untuk dekat dengan rakyat kecil.
Terlantiknya Jokowi Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden resmi juga di kaitkan sebagai 2 momen besar yang menjadi sejarah Indonesia.
“Hanya ada dua momen besar yang menjadi sejarah di Indonesia. Pertama, revolusi (1945) dan yang kedua ialah proses Jokowi menjadi presiden”.-Demikian pemaparan singkat dari Koordinator Kirab Budaya Syukuran Rakyat”.-Jay Wijayanto.
Dalam hal ini, yang dimaksud ialah antusias dalam menunjukkan keinginan rakyat terhadap pemimpinnya, seperti pada revolusi kemerdekaan rakyat saat merebut kemerdekaan dari para penjajah pada 1945, dan yang kedua, seperti animo masyarakat pada proses Joko Widodo menjadi presiden ke-7 RI.
"Orang bergerak secara organik itu kali kedua (di Indonesia). Pertama, revolusi (1945), yang kedua ya Jokowi ini," kata Jay saat berkunjung ke kantor Tribunnews.com, di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2014) malam.
Menurut Jay, gelaran acara syukuran pesta rakyat pelantikan Jokowi-JK yang akan digelar pada tanggal 20 Oktober akan menjadi perhatian banyak masyarakat.
"Orang tidak peduli dengan presentasi. Semua orang cuma mau melihat Jokowi. Itu berbeda dengan karnval. Sebagus apa pun presentasi, orang lebih akan melihat kepada Jokowi,"
Konser Salam 2 Jari yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (5/7/2014) lalu juga menunjukkan antusiasme dan keinginan rakyat kepada Jokowi. Menurut penuturan Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, gerakan seperti itu membuktikan besarnya dukungan rakyat kepada Jokowi-JK. Dengan dukungan lebih dari 300.000 orang yang berlangsung spontan tanpa mobilisasi, konser yang menggetarkan dan didukung lebih dari 1.000 artis tersebut merupakan "maklumat rakyat" untuk kemenangan Jokowi.
"Semua bukti bahwa GBK menjadi tanda bersatunya seluruh elemen masyarakat untuk hadir dengan sukarela dan mereka berbahagia di dalamnya," kata Hasto.
Media sosial pun disebut-sebut menjadi mata rantai yang saling menyatu dengan antusiasme rakyat pendukung Jokowi itu dengan masifnya kicauan (tweet) bagi Jokowi.
Meski begitu, Jay melanjutkan bahwa pihaknya tetap berjanji menyelesaikan segala perizinan terkait rencana digelarnya acara syukuran pesta rakyat seusai pelantikan presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 20 Oktober mendatang.
"Kita harus berjanji menulis surat persetujuan kepada pihak terkait," kata Jay.
Jokowi-JK direncanakan akan menyapa seluruh rakyat Indonesia sekaligus menyampaikan pidato kerakyatan pertama kali dan ditutup dengan doa dan pemotongan tumpeng di Monumen Nasional (Monas).
Jay memperkirakan bahwa jumlah pendukung maupun relawan Jokowi-JK akan membanjiri acara di tempat itu. Sementara itu, sekitar pukul 14.00 WIB, juga akan diadakan konser rakyat bersama grup band Slank dan ratusan artis papan atas dari kelompok aksi revolusi harmoni.
Dia mengaku mengkhawatirkan jumlah massa yang datang.
"(Di bawah lantai lantai Monas) Ada terowongan bawah tanah. Kami tidak mengerti apakah mampu menampung kekuatan (jumlah massa yang datang)," ujarnya.
Semoga dengan terlantiknya Jokowi dan Jusuf Kalla menjadi semangat baru untuk Indonesia ke depannya, Dan semoga segala bentuk elemen masyarakat dapat turut aktif bekerja dan mengawal kinerja mereka agar cita-cita pancasila dapat tercapai dan terwujudlah Indonesia yang Jaya. Selamat bernegara Pemimpin baru dan Rakyat Indonesia.Selamat berkerja.
Berikut 9 janji program nyata Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla:
1. Meningkatkan profesionalisme, menaikkan gaji, dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri secara bertahap selama 5 tahun. Program remunerasi PNS akan dituntaskan di tingkat pusat dan diperluas sampai ke level daerah.
2. Mensejahterakan desa dengan mengalokasikan dana desa di mana setiap desa rata-rata Rp 1,4 miliar dalam bentuk program bantuan khusus dan menjadikan Perangkat Desa menjadi PNS secara bertahap.
3. Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp 1 juta setiap bulannya untuk keluarga pra-sejahtera, sepanjang pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 7%.
4. Program kepemilikan tanah pertanian untuk 4,5 juta kepala keluarga. Pembangunan/perbaikan irigasi di 3 juta Ha Sawah. Pembangunan 25 bendungan, 1 juta hektar lahan pertanian baru di luar Jawa. Pendirian Bank Petani dan UMKM serta penguatan Bulog.
5. Perbaikan 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia dan membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengelolaan ikan.
6. Menurunkan tingkat pengangguran dengan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama 5 tahun. Bantuan dana Rp 10 juta per tahun untuk UMKM/Koperasi. Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
7. Layanan kesehatan gratis rawat jalan/rawat inap dengan Kartu Indonesia Sehat, 6.000 puskesmas dengan fasilitas rawat inap serta air bersih untuk seluruh rakyat.
8. Membantu meningkatkan mutu pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Meningkatkan kesejahteraan guru-guru pesantren sebagai bagian dari komponen pendidik bangsa.
9. Mewujudkan pendidikan bagi seluruh warga negara termasuk petani, nelayan, buruh, termasuk difabel dan elemen masyarakat lain melalui Kartu Indonesia Pintar. Menyediakan fasilitas pendidikan yang baik dengan target partisipasi 100% untuk SD, dan 95% untuk tingkat SLTP; mewujudkan kurikulum berkualitas; menjamin kesejahteraan guru dan meningkatkan tunjangan bagi para guru. Meningkatkan kualitas guru dengan melanjutkan program Sertifikasi guru.
No comments:
Post a Comment