Air Terjun Parangloe terletak kurang lebih 40 km dari Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa jalan poros Sungguminasa - Malino, memiliki potensi alam yang sangat luar biasa namun tempat ini cukup jarang di kunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara mungkin di karenakan informasi tempat yang belum tersebar luas, akses jalan yang sulit, dan juga medan yang cukup berat untuk menuju air terjun.
Bebatuan yang bertingkat dengan gemuruh air yang cukup deras membuat nuansa air terjun parangloe semakin teduh di tambah dengan air yang masih jernih, nama air terjun parangloe di ambil dari nama daerah air terjun tersebut Desa Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, namun air terjun ini juga sering di sebut dengan nama air terjun bantimurung 2 konon katanya air yang mengalir di air terjun parangloe bermuara ke air terjun bantimurung yang ada di Kabupaten Maros.
Untuk menuju ke air terjun parangloe dapat kita mulai dari Kota Makassar dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa, dari Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa kita dapat melewati jalan alauddin lalu memasuki Kabupaten Gowa menuju jalan poros Malino , dari jalan poros Sungguminasa - Malino hingga ke daerah Desa Parangloe kita dapat menempuh perjalanan kurang lebih sekitar 2 jam hingga mendapat kantor kehutanan yang terletak masih di jalan poros Malino Desa Parangloe.
Sesampai di kantor kehutanan poros Malino Desa Parangloe kita harus berbelok ke kanan mengikuti jalan hingga terdapat rumah terakhir, disana kita dapat memarkir kendaraan kita dan menuju ke air terjun.
Dari parkiran menuju air terjun kita harus menempuh perjalanan sekitar 2km dengan berjalan kaki dengan medan bebatuan dan sedikit tanjakan, tapi berhati hari ketika telah berjalan karena cukup banyak pohon yang telah tumbang dan bebatuan yang cukup cadas sebaiknya menggunakan sepatu ataupun sandal lapangan yang baik.
Setalah jalan menempuh sekitar 2 kilometer perjalanan kita akan di sambut oleh papan himbauan dari tim SAR untuk berhati-hati karena sering terjadi air bah setelah mendapat papan himbauan di sana kita akan mendengar suara gemuruh air yang cukup deras jika kita mengintip di balik pepohonan kita sudah dapat melihat megah dari air terjun parangloe tapi kita harus bersabar karna harus memutar jalan melewati bagian atas air terjun dan melewati jembatan gantung, setelah melewati jembatan gantung di sambutlah kita di air terjun parangloe.
Gemuruh air yang deras dengan bebatuan bertingkat dan ukiran-ukiran dari kikisan air yang masih terjaga di sambutlah kita dengan pesona alam yang sangat luar biasa kita akan merasakan sebuah perasaan yang teduh dengan merasakan pesona alam air terjun ini, namun saya sarankan untuk berhati-hati ketika ingin berkunjung ketempat ini ketika musim penghujan telah datang karena cukup berbahaya sering terjadi air bah yang dapat merenggut nyawa.
Saya sarankan untuk safety sebelum berangkat dan melakukan persiapan yang matang sebelum menuju air terjun agar kita bisa mencegah cedera dan hal-hal yang tidak di inginkan.
2.jpg)


No comments:
Post a Comment