Judul Film: An Inconvenient Truth
Produser: Lawrence Bender, Scott Z. Burns, Laurie David, Lesley Chilcott
Distributor: Paramount Classics
Genre: Non-fiksi, Dokumenter
Pemeran: Al Gore (Mantan Calon Presiden Amerika Serikat
Tanggal Rilis: 24 Mei 2006
Durasi: 94 Menit
Negara: Amerika Serikat
Bahasa: Inggris
Lingkungan merupakan hal yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Mengapa demikian? Karena lingkungan adalah tempat di mana manusia melakukan segala hal yang berkaitan dengan kehidupannya seperti bernaung, mencari makan, dan beraktivitas. Ketika manusia tinggal pada lingkungan yang baik dan sehat, segala bentuk aktivitas yang dilakukan pun lancar dan nyaris tanpa hambatan. Namun begitu pula sebaliknya, ketika manusia tinggal pada lingkungan yang kurang baik atau kurang sehat, segala aktivitas yang dilakukannya menjadi terhambat. Wajar saja bila kita mengatakan bahwa lingkungan merupakan hal penting bagi manusia untuk bertahan hidup.
Film An Inconvenient Truth ini menjelaskan tentang seorang mantan calon Presiden Amerika Serikat, Al Gore, memaparkan kepeduliannya terhadap lingkungan kepada seluruh masyarakat dunia. Ia menjelaskan mengenai salah satu isu lingkungan yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat dunia yaitu pemanasan global atau yang lebih dikenal dengan istilah Global Warming. Al Gore mempresentasikan hasil studinya mengenai pengertian global warming itu sendiri beserta akibat-akibat yang ditimbulkan apabila isu tersebut tidak segera ditangani. Al Gore juga mengajak seluruh masyarakat yang ada di dunia untuk turut berpartisipasi dalam pencegahan global warming dengan mengatasnamakan kesejahteraan dan keselamatan umat manusia di muka bumi.
Film berbasis non-fiksi yang ditayangkan pada tahun 2006 ini menuai banyak kontroversi. Beberapa ilmuwan yang kontra terhadap pemikiran Gore menyebutkan bahwa film ini mengandung sebuah unsur kebohongan di dalamnya yang pada studi ilmu hubungan internasional dikenal dengan teori konspirasi. Mereka mengatakan bahwa Gore punya kepentingan tertentu dalam pembuatan film ini dan bukti-bukti yang dipaparkan Gore tidak semuanya benar. Gore menyatakan bahwa manusialah yang menjadi penyebab utama dari pemanasan global sedangkan para ilmuwan yang tidak setuju menyatakan bahwa bumi ini menjadi semakin panas karena peristiwa alam yang memang sudah seharusnya seperti itu terjadi. Film ini melahirkan dua kubu yang berbeda, Gore dan para pengikutnya yang pro terhadap pemanasan global dan beberapa ilmuwan yang berdasarkan pada hasil penelitiannya tidak percaya dengan pemanasan global.
Film ini dikemas dengan penjelasan yang sederhana mengenai global warming itu sendiri. Penonton awam yang belum memahami mengenai apa itu pemanasan global dengan mudah dapat mengerti tentang isu ini karena An Inconvenient Truth juga menyajikan berbagai data yang dikemas dengan gambar yang menarik dan mudah dipahami. Karena film ini kebanyakan menjelaskan dan dialog yang sangat kurang, film ini terlihat kaku dan membosankan. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada An Inconvenient Truth.
Walaupun film ini menuai banyak kontroversi, sebagai seorang manusia yang menginginkan lingkungan yang aman dan nyaman hendaknya tetap menjaga kelestarian lingkungan, entah isu pemanasan global itu benar atau tidak. Alam merupakan pemberian dari Tuhan yang tidak bisa diukur kekayaannya, oleh karena itu kita sebagai seorang manusia yang tinggal di muka bumi ini untuk bertahan hidup, sepatutnya bersyukur atas anugerah dari Tuhan ini dengan menjaga dan memanfaatkan lingkungan dengan baik. An Inconvenient Truth mengajarkan kita untuk sadar akan krisis lingkungan yang sedang dihadapi dengan mengajak seluruh masyarakat yang berada di dunia untuk turun tangan dalam mengatasi hal tersebut.
Pada akhirnya, penulis dapat menyimpulkan bahwa film ini sangat layak untuk ditonton oleh kaum pelajar terutama mahasiswa dan dosen, terkhusus pada konsentrasi ilmu hubungan internasional dan beberapa jurusan lain yang bergerak di bidang saintek seperti teknik lingkungan dan MIPA. Sudut pandang yang diberikan tentu berbeda-beda dari tiap jurusan dan itulah yang dapat membuka wawasan kita untuk menerima pengetahuan baru.

No comments:
Post a Comment