Popular Posts

Popular Posts

Wednesday, December 03, 2014

Tanya Manusia

| No comment

1.
Kau tanamkan tanya pada waktu
Sedangkan kami bingung pada harap
Sebab membaca pada kaca
Tak semuda menebak nada pada bunyi
Cukup semoga pada angin
Biarlah dia memilih arah pacunya
Entah segar pada pagi
Atau pemicu pada api.

2.
Malam terasingkan
Sebab kelabu kabut menyabit bulan
Aku berbisik setelahnya berteriak
Memudarkan hasrat yang mengeras
serupa lembab yang akan basah
Ataukah indah pada malam ada karena gelapnya

3.
Matanya menghanyutkan agung kapal edward teach
Wajarlah rupa kuda hitam yang kutunggangi
Membuat panah itu ragu melepas anaknya
Pada akhirnya akulah ayah dari laku keringatku
Tentang laknatnya gelanggang zaman romawi
Atau selangkangan ratu bulqis yang suci
Maka mendunglah langit biru atas kehendakku!

4.
Ku muntahkan segala kerutan tentang waktu
Cengkraman nestapa semesta menggempar
Meresap meruas terekam oleh sehelai kertas
Adakah menggemah hingga jendela surga
Atau lentera bagi raya belantara
Anugrahi aku nafasmu jupiter

5.
Asa nadiku serupa pedang al-mahdi
Untuk kebebasan isa dari gemang salibnya
Tentang desikan darahnya
Tentang ufuk hati sejati manusia
Terbebas dari ludah atas tubuhnya
Dia menjadi tuhan tak bermahkota

6.
Apakah aku lilin pada gelap
Menerang untuk terpunahkan
Berjaya pada ruang hambar
Berdaya pada malam kelam
Berduka atas rela juangku
Aku tersesatkan nafsu pada sudut tumpul
Tak berbuku dan tak beribu
Temui aku jibril!
Dan bersabdalah layaknya kodrat takdirmu!
Surabaya,09, Mei, 2014
Muhammad Afif Novaldy hattah
Tags :

No comments:

Post a Comment