Popular Posts

Popular Posts

Sunday, November 30, 2014

Cara Mengatasi Laptop atau PC yang Lemot

| No comment
            




            1.      Uninstall program yang tidak digunakan


Banyaknya program yang terinstall membuat kapasitas hardisk berkurang dan juga mengurangi kinerja pada laptop atau PC. Walaupun program tersebut tidak dijalankan, hampir semua program yang terinstall menambahkan data ke registry, sehingga semakin banyak program yang diinstall ukuran registry windows juga akan semakin besar. Registry ini akan diakses ketika laptop atau pc anda sedang berjalan yang secara langsung mempengaruhi kinerjanya.

Jadi, ada baiknya anda uninstall program program yang tidak digunakan. Dan saran dari saya, gunakanlah uninstaller yang juga bisa menghapus registry dari program tersebut.

2.      Matikan program startup yang tidak digunakan

Program startup adalah progam yang berjalan otomatis ketika laptop atau PC dinyalakan. Hal ini bisa membuat booting dan kinerja laptop atau pc menjadi lambat, karena program-program yang berjalan ketika startup ini menggunakan RAM tergantung dari besar tidaknya program tersebut menggunakan RAM.
Untuk mematikan program startup yang tidak digunakan ini, masuklah ke “System Configuration Utility” dengan cara memencet tombol windows+R untuk menjalankan program run dan ketik “msconfig” lalu klik “Startup” pada tab lalu uncheck program-program yang tidak ingin anda jalankan ketika startup.

3.      Matikan program yang sedang berjalan di background

Tanpa kita sadari biasanya ada beberapa program yang tidak kita jalankan tetapi sedang berjalan di background. Hal ini terjadi karena, program tersebut berjalan otomatis (autorun). Beberapa program yang berjalan otomatis ini akan memakan RAM tentunya tergantung dari besar kecilnya program tersebut menggunakan RAM dan akan mempengaruhi kinerja laptop atau PC anda.

Untuk megatasi hal ini, bukalah “task Manager” lalu klik “Processes” pada bagian tab kemudian carilah program yang tidak anda gunakan lalu klik kanan pada nama programnya dan klik “End Process”.

4.      Hindari menggunakan laptop atau pc dalam jangka waktu yang panjang

Penggunaan laptop atau PC dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan Processor atau komponen yang lainnya mengalami “Overheating”. Processor merupakan otak dari semua proses yang dilakukan oleh laptop atau PC jadi,engan tugas yang begitu banyak dan berat, processor bisa mengalami panas yang berlebihan dan dapat menyebabkan kinerja laptop atau PC berkurang. Overheating juga biasanya terjadi karena kipas internal laptop atau PC sangat kotor.

Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan coolingpad external untuk laptop. Untuk kipas internal yang sudah kotor, cobalah melakukan perawatan dengan membersihkannya dan mengganti pasta kipas internal tersebut. Untuk mengganti pasta atau membersihkan kipas internal sebaiknya anda membawa laptop atau PC anda ke tempat service.  

Jika anda ingin menggunakan laptop atau PC dalam waktu yang panjang, ada baiknya anda mengistirahatkannya sekitar 10-15 menit.

5.      Bersihkan temporary file

Temporary file merupakan data data dari program yang tersimpan sementara ketika dijalankan dan akan terhapus ketika selesai dijalankan. Tetapi biasanya, tidak semua data tersebut terhapus. Temporary file ini bisa terus bertambah dan memenuhi harddisk anda dan kinerja laptop anda juga akan berkurang

Temporary file dapat dibersihkan oleh program “Disk Clean Up” dengan cara jalankan program Run lalu ketik “cleanmgr” kemudian pilihlah drive yang akan dibersihkan.



Tags :

No comments:

Post a Comment