Popular Posts

Popular Posts

Saturday, November 29, 2014

"Pagi,Siang,Sore,dan Malam Seorang Wanita"

| No comment

Dingin iklim desember terlahir paras sabit hangat
Sampulnya matang melapisi putih tulangnya,lentik sikapnya begitu terpelihara
Alisnya tipis tapi tak mengartikan keraguan akan ketetapan
Seorang wanita 18 tahun dengan tatapan berlapis 2 potongan kaca.

Pagi;
Bayangnya tak nampak ketika hampir terang, cintanya menebar saat fajar
Buaian lembut pagi tak melelapkan,malah sibuk mengganggu lelaki yang berjarak
Taringnya merobek senyap, memikul masa tak berwaktu
Lantang dia berkepala, merotasikan geseran gerak harinya dengan begitu terencana

Siang;
Membelai ilmu kaku tak jinak,dia membela arah angin laut
Menantang siang akan pacuan mengendarai jarum jam
Membolak balik ayat buku, merapukan kebodohan yang merasuki
Bahasa sikapnya mengaminkan segala doa leluhurnya.

Senja;
Ruang bumi hampir maghrib,kusut nafas lelah terhembus
Aroma wajahnya masih menegang, keluh kantong perut terbit tapi tak terhirau
Sabar setia menanti cerita akan hari kekasih, tak tahan dia memainkan kata manis manjanya
Mengeras akan dosa yang merindu.

Malam;
Tak ada detik dalam aliran menit percakapannya,harum kata sayang menghujani sang lelaki
Mengukir indah dalam kalimat singkat bermakna,janji akan manis kebersamaan terucap
Adakah malam mengizinkan akan esok yang sama?(Tanya semesta)

Semoga saja dan semoga...
Malang,23. April, 2014.
Muhammad Afif Novaldy Hattah


Tags :

No comments:

Post a Comment